Materi Bimtek
Pelatihan E-Katalog Versi 6: Strategi Optimalisasi Pengadaan Pemerintah Berdasarkan Perpres 46 Tahun 2025
PT. Pusat Studi dan Konsultasi Nasional sukses menyelenggarakan Pelatihan Strategi Optimalisasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui E-Katalog Versi 6 Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025 pada tanggal 13–14 Agustus 2026 di YELLO Hotel Harmoni, Jakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta yang berasal dari dua instansi pemerintah, yaitu 3 orang dari DPUPR Kabupaten Nabire dan 3 orang dari Inspektorat Daerah Pemerintah Kabupaten Berau.
Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi PPK, PPTK, Bendahara, dan Pejabat Pengadaan dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah dengan memanfaatkan E-Katalog Versi 6 secara efektif, tepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Era Digital
Transformasi digital dalam pengadaan barang/jasa pemerintah terus berkembang. Pemanfaatan sistem elektronik menjadi bagian penting dalam mewujudkan proses pengadaan yang lebih transparan, efisien, akuntabel, dan mudah dipantau.
E-Katalog menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung proses pengadaan secara elektronik. Dengan semakin berkembangnya fitur dan mekanisme dalam E-Katalog Versi 6, pejabat yang terlibat dalam pengadaan perlu memahami proses dan strategi penggunaannya secara tepat.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi optimalisasi E-Katalog dalam mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Memahami Perpres Nomor 46 Tahun 2025
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pemahaman terhadap Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 yang menjadi dasar penting dalam perkembangan kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Peserta diberikan pemahaman mengenai perubahan dan penyesuaian kebijakan yang perlu diperhatikan dalam proses pengadaan, khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaan pengadaan melalui sistem elektronik.
Pemahaman terhadap regulasi menjadi penting agar setiap tahapan pengadaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan meminimalkan risiko kesalahan administratif maupun prosedural.
Strategi Optimalisasi E-Katalog Versi 6
Dalam pelatihan, peserta membahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan penggunaan E-Katalog Versi 6 dalam pelaksanaan pengadaan.
Materi diarahkan pada kemampuan peserta untuk memahami alur proses pengadaan, melakukan pencarian dan pemilihan produk, melakukan evaluasi informasi produk, serta memperhatikan aspek administrasi dan kepatuhan dalam proses transaksi.
Optimalisasi E-Katalog juga membutuhkan kemampuan untuk memastikan kebutuhan organisasi sesuai dengan spesifikasi barang/jasa yang tersedia serta memperhatikan aspek kewajaran harga, kualitas, dan ketepatan kebutuhan.
Penguatan Kompetensi PPK, PPTK, Bendahara dan Pejabat Pengadaan
Pelatihan ini secara khusus memberikan penguatan kepada para pihak yang memiliki peran penting dalam proses pengadaan, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Bendahara, dan Pejabat Pengadaan.
Setiap pihak memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda dalam rangkaian pengadaan barang/jasa pemerintah. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pembagian tugas, alur dokumen, proses pembayaran, serta aspek pertanggungjawaban menjadi bagian penting dalam kegiatan.
Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan koordinasi antar pihak dapat berjalan lebih efektif dan mendukung terciptanya proses pengadaan yang tertib dan akuntabel.
Meningkatkan Transparansi dan Efisiensi Pengadaan
Pemanfaatan E-Katalog secara optimal diharapkan dapat mendukung peningkatan efisiensi dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.
Digitalisasi proses pengadaan dapat membantu mengurangi proses administratif yang tidak diperlukan, mempercepat pencarian barang/jasa, meningkatkan keterlacakan transaksi, serta mendukung transparansi proses pengadaan.
Namun demikian, pemanfaatan sistem elektronik tetap harus diiringi dengan pemahaman regulasi, prinsip pengadaan, pengendalian internal, dan pengelolaan risiko.
Pelatihan Interaktif dan Berbasis Praktik
Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti diskusi interaktif, studi kasus, pembahasan permasalahan pengadaan, serta simulasi proses pengadaan melalui E-Katalog.
Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami materi berdasarkan kondisi yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Peserta juga dapat mendiskusikan berbagai tantangan yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan dan mencari alternatif penyelesaian berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Peserta dari Dua Instansi Pemerintah
Pelatihan ini diikuti oleh 6 orang peserta, dengan komposisi:
- 3 orang dari DPUPR Kabupaten Nabire
- 3 orang dari Inspektorat Daerah Pemerintah Kabupaten Berau
Keikutsertaan peserta dari dua instansi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dalam memahami pengadaan barang/jasa pemerintah, baik dari sisi pelaksana kegiatan maupun dari perspektif pengawasan.
Hasil dan Manfaat Pelatihan
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh sejumlah manfaat, antara lain:
- Meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah.
- Memahami perkembangan dan penggunaan E-Katalog Versi 6.
- Meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pengadaan melalui E-Katalog.
- Memahami peran dan tanggung jawab PPK, PPTK, Bendahara, dan Pejabat Pengadaan.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko dalam proses pengadaan.
- Mendorong pelaksanaan pengadaan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
- Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pengadaan pemerintah.
Komitmen Meningkatkan Kompetensi SDM Pengadaan
PT. Pusat Studi dan Konsultasi Nasional terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi aparatur dan SDM yang terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.
Pemahaman terhadap regulasi dan penguasaan sistem pengadaan elektronik menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan kebijakan dan digitalisasi pengadaan pemerintah.
Melalui pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.
Penutup
Pelaksanaan Pelatihan Strategi Optimalisasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui E-Katalog Versi 6 Berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025 menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.
Dengan pemahaman yang baik terhadap regulasi, sistem E-Katalog, tata kelola, serta pembagian tugas masing-masing pihak, diharapkan proses pengadaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
PT. Pusat Studi dan Konsultasi Nasional mengucapkan terima kasih kepada DPUPR Kabupaten Nabire dan Inspektorat Daerah Pemerintah Kabupaten Berau atas partisipasi dalam kegiatan pelatihan ini.
